PASKIBRAKA TANGERANG

WADAH KOMUNIKASI ALUMNI PASKIBRAKA TANGERANG
 
IndeksIndeks  PortailPortail  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  
Latest topics
» Salam Kenal...
Fri 27 Apr 2012 - 13:30 by faddly"99

» Angkatan 1994 Ada di Sini ..!!!!!
Sun 17 Jul 2011 - 14:14 by DEVAN1994

» SEKRET PPI KAB TANGERANG
Thu 23 Jul 2009 - 11:31 by atlas

» Martha
Tue 21 Apr 2009 - 16:17 by indoroids

» Deden Banten 2001
Wed 4 Feb 2009 - 8:46 by deden_banten2001

» penyalahgunaan kegiatan paskibra apa bukan?
Wed 7 Jan 2009 - 16:46 by Admin

» H. UBAIDILLAH ANSAR GAK USAH PAKE ANGKATAN DAH
Wed 7 Jan 2009 - 16:32 by Admin

» Webforum...baru...
Thu 11 Dec 2008 - 18:02 by Admin

» Webforum...baru...
Thu 4 Dec 2008 - 22:47 by Riko

Partners

free forum

BIRO SDM PPI KAB.TANGERANG

Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
PEMBINAAN DAN PELATIHAN PASKIBRAKA

Mulai minggu besok pemusatan latihan calon CAPROVNAS telah di mulai di mohon bidang SDM sgra merapat ke sekretariatan.trims... DEDEN_2001

August 2017
MonTueWedThuFriSatSun
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
CalendarCalendar

Share | 
 

 Sedikit tentang pendidikan...

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Poe3
Moderator
Moderator


Female Jumlah posting : 11
Age : 29
Registration date : 09.11.07

PostSubyek: Sedikit tentang pendidikan...   Fri 25 Apr 2008 - 13:37

Pdt. Christy Indra T.
“Pentingnya Pendidikan”

Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Inti kehidupan manusia sebenarnya bergantung dari pendidikan. Bagaimana kita dididik, demikianlah kita bertumbuh nantinya.

Kita berada pada jaman yang sedang berubah dengan cepat. Demikian juga dengan dunia pendidikan. Jaman dahulu atau yang disebut juga era pertanian, yang dikejar dalam dunia pendidikan hanyalah “IQ” semata. Sehingga yang terpenting pada jaman tersebut adalah ijazah dengan nilai tertinggi.

Masa berganti..

Jika dahulu, pendidikan hanya satu arah, guru mengajar dan murid-murid mendengarkan dalam satu ruang kelas, lalu kemudian diadakan test dan anak yang “IQ” baik yang naik kelas.
Akan tetapi, masa kini berubah.
Sistem pendidikan bukan lagi satu arah dan didasarkan pada “Sistem Kompetensi Anak.”

Melalui “Sistem Kompetensi Anak”, tidak ada anak yang bodoh, semua anak mampu dan memiliki kecerdasannya masing-masing.
Menurut Howard Gardner, seorang pakar pendidikian terkenal,
“Dalam diri setiap manusia itu adakecerdasan-kecerdasan, bukan hanya satu bagian.”
Dan kecerdasan manusia ini di bagi dalam 8 kategori kecerdasan, yaitu:

Ø Kecerdasan dalam hal “linguistic”;
cerdas dalam hal perkataan, fasih berbicara (tipe Sanguin dominan). Dapat menjadi guru, pengkhotbah, orator/ahli pidato.

Ø Kecerdasan dalam hal “mathematic”;
cerdas dalam hal hitung-menghitung. Dapat menjadi insinyur, akuntan.

Ø Kecerdasan dalam hal “spasial”; c
erdas dalam hal seni rupa. Dapat menjadi pelukis.

Ø Kecerdasan dalam hal “musical”;
cerdas dalam hal seni musik. Dapat menjadi pengarang dan penggubah lagu; pemain musik dan komposer.

Ø Kecerdasan dalam hal “body linguistic”;
cerdas dalam hal olahraga. Mereka yang lebih dalam hal fisik yang baik dan prima; dapat menjadi atlet, olahragawan.

Ø Kecerdasan dalam hal “inter-personal”;
cerdas dalam hal membangun hubungan (approach) manusia satu dengan yang lain. Dapat menjadi juru kampanye (jurkam), humas, public relation (PR).

Ø Kecerdasan dalam hal “intra-personal”;
cerdas dalam hal berpikir dan perenungan, kemampuan analistis. Dapat menjadi ahli filsafat, ahli phsikologi.

Ø Kecerdasan dalam hal “naturalis”;
cerdas dalam hal ilmu botani atau flora dan fauna (kecintaan akan alam). Dapat menjadi dokter hewan, insinyur pertanian, pakar dalam hal margasatwa dan ekosistem alam.

Tidak ada anak (manusia) yang bodoh.

Setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda, baik memiliki satu kecerdasan, dua, tiga atau lebih kecerdasan-kecerdasan yang disebutkan di atas.

Contoh: Albert Einstein; penemu teori relatifinisme; Thomas Alfa Edison, penemu bola lampu, yang berhasil setelah melakukan penelitian dan uji coba sebanyak 1000 kali percobaan.

Ternyata kedua orang jenius ini, pada masa kecilnya (baca: Sekolah Dasar) mereka pernah dikeluarkan oleh gurunya masing-masing karena dianggap bodoh.
Sebab pada jaman itu, yang menjadi patokan kepintaran anak hanya pada “IQ.”

Contoh lain, Wolfgang Amadeus Mozart, pengarang dan komposer musik klasik.

Paradigma pendidikan kini berubah, dari yang satu arah menjadi dua arah. Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru.


Semoga bisa bermanfaat... Smile


Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Sedikit tentang pendidikan...
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
PASKIBRAKA TANGERANG :: PERKENALAN DIRI ANDA :: Tangerang dan Sekitarnya :: BERANDA-
Navigasi: